CARA MEMBUAT PROGRAM DENGAN VB 6.0

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT PROGRAM MENGHITUNG VOLUME KERUCUT

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam membuat program menghitung volume kerucut.

LANGKAH 1

Buka aplikasi Visual Basic 6.0 lalu pilih Standard EXE seperti gambar di bawah ini.

Setelah terbuka seperti ini gambar di bawah ini.

Kita bisa mengatur besarnya tampilan program dengan menarik ke bawah atau ke samping Project1-Form1(Form) dan Form1.

LANGKAH 2

Kita akan mendesain form dengan menggunakan Label, TextBox, CommandButton yang terdapat pada toolbox( yang dilingkari ). Seperti gambar di bawah ini.

LANGKAH 3

Pengaturan Property (lihat yang dilingkari).

  1. Atur Formnya. Klik Form1, lihat properties, pada (Name) ganti dengan “VLMKERUCUT_FRM” , pada Caption ganti dengan “MENGHITUNG VOLUME KERUCUT”. Jika ingin menggunakan backgroundnya pilih Picture, klik kotak kecil di kiri (None) kemudian pilih gambar yang diinginkan.
  2. Klik Label1, lihat properties, pada Caption ganti dengan “MENGHITUNG VOLUME KERUCUT” , untuk mengatur letak tulisan pilih alignment (disini saya pilih 2-center), untuk memilih warna latar pada tulisan pilih BackColor klik palette( saya pilih warna kuning ), untuk memilih tipe tulisan dan besarnya pilih Font (saya pilih Kristen ITC, Bold, 14), untuk memilih warna tulisan pilih ForeColor klik palette.
  3. Klik Label2, lihat properties, pada Caption ganti dengan “JARI JARI”. Atur juga tulisan dengan menggunakan alignment, BackColor, Font, ForeColor seperti pada contoh di atas.
  4. Klik Label3, lihat properties, pada Caption ganti dengan “TINGGI”. Atur juga tulisan dengan menggunakan alignment, BackColor, Font, ForeColor seperti pada contoh di atas.
  5. Klik Label4, lihat properties, pada Caption ganti dengan “VOLUME KERUCUT”. Atur juga tulisan dengan menggunakan alignment, BackColor, Font, ForeColor seperti pada contoh di atas.
  6. Klik Text1, lihat properties, pada (Name) ganti “TXTJARIJARI”, pada Text kita kosongkan, atur tulisannya pada Font.
  7. Klik Text2, lihat properties, pada (Name) ganti “TXTTINGGI”, pada Text kita kosongkan, atur tulisannya pada Font.
  8. Klik Text1, lihat properties, pada (Name) ganti “TXTVOLKERUCUT”, pada Text kita kosongkan, atur tulisannya pada Font.
  9. KLIK Command1, lihat properties, pada (Name) ganti “CMDPROSES”, pada Caption “PROSES” dan atur tulisan pada Font.

Setelah pengaturan properties dilakukan akan menghasilkan tampilan seperti gambar di bawah ini.

LANGKAH 4

Langkah 4 ini adalah membuat kode program. Kode ini sangat penting karena program bisa berjalan atau tidak ditentukan oleh kode ini. Pada pembuatan kode harus teliti dalam membuatnya.

Double klik pada PROSES nanti akan keluar seperti pada gambar di bawah ini.

Untuk kode menghitung volume kerucut ini adalah sebagai berikut.

Private Sub cmdproses_Click()

Dim JARIJARI, TINGGI, VOLKERUCUT As Integer

JARIJARI = Val(TXTJARIJARI.Text)

TINGGI = Val(TXTTINGGI.Text)

VOLKERUCUT = Val(22 / 7 * JARIJARI * JARIJARI * TINGGI / 3)

TXTVOLKERUCUT.Text = VOLKERUCUT

End Sub


Setelah selesai mengetik kodenya, klik close (tanda X lihat bagian yang dilingkari pada gambar di atas).

Untuk mengecek/menjalankan program tekan F5 atau tanda play yang dilingkar merah pada gambar di atas.

Tampilan output program menghitung volume kerucut sebagai berikut.

Setelah selesai mencoba klik tanda close.

LANGKAH 5

Cara menyimpan file yaitu klik File, save project, pilih dimana tempat menyimpan yang diinginkan, buat folder (setiap program punya folder sendiri), buka folder yang dibuat, klik save.

Kemudian akan muncul lagi seperti ini di bawah ini. pilih save.

Setelah itu akan keluar pertanyaan “Add this project to SourceSafe?” pilih No.

Belun selesai sampai disana karena kita harus mengubah file ke dalam bentuk EXE.

Klik File, klik Make Project1.exe

Akan keluar seperti pada gambar di bawah ini. kemudian klik OK.

SELESAI……
SELAMAT MENCOBA….\( ^0^)/

silahkan download disini..

PEMANFAATAN MS-EXCEL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Pada zaman sekarang ini perkembangan teknologi dan informasi sudah semakin maju khususnya penggunaan komputer dalam dunia pendidikan. Banyak program-program komputer yang sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. Misalnya saja penggunaan program Microsoft excel sebagai media pembelajaran khususnya dalam bidang pelajaran matematika.

Microsoft excel adalah Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi nama barang, jumlah barang dan perkiraan harga barang. Contoh permasalahan yang lebih kompleks adalah pembuatan laporan keuangan (general ledger) yang memerlukan banyak perhitungan, manajemen data dengan menampilkan grafik atau pivot tabel atau penggunaan fungsi-fungsi matematis ataupun logika pada sebuah laporan.

Di bawah ini akan lebih dijelaskan mengenai penggunaan rumus Microsoft excel 2007 dalam pembelajaran matematika khususnya materi tentang Trigonometri.

1. Menghitung Sin, Cos, Tan

Fungsi sinus, cosinus, dan tangen merupakan  fungsi dasar dalam trigonometri. Excel menyediakan fungsi-fungsi trigonometri yang dapat digunakan dalam perhitungan nilai sinus , cosinus, dan tangen sebuah sudut.

Untuk lebih mudah memahami cara menggunakan fungsi trigonometri, ikuti langkah-langkah contoh di bawah ini.

Pertama-tama buatlah table seperti ini. Kolom A berisi besar sudut q mulai dari 0 sampai 360 derajat.

Kemudian untuk menghitung nilai sinus sebuah sudut di sel B2 ketik formula  =SIN(A2*PI()/180) atau =SIN(RADIANS(A2))

Untuk perhitungan cosinus, Di sel C2 ketik formula =COS(RADIANS(A2))

Serta mencari nilai tangen sudut di sel D2 ketik formula =TAN(RADIANS(A2))

Maka hasilnya akan menjadi seperti ini.

 

2. Menghitung Sudut Menggunakan Arcsin, Arcos Dan Arctan

Fungsi arcsin (asin) merupakan sebuah fungsi trigonometri yang digunakan untuk menghitung nilai inverse sinus, sedangkan acos adalah fungsi inverse cosinus, dan atan adalah fungsi untuk menghitung invers tangen. Fungsi ini merupakan fungsi kebalikan dari sin, cos,tan.

Untuk lebih mudah memahami cara menggunakan fungsi trigonometri, ikuti langkah-langkah contoh di bawah ini.

Buat table seperti di bawah ini.

Untuk menghitung nilai arcsin , di sel B2 ketik formula =ASIN(A2)*180/PI()  atau ketik formula =DEGREES(ASIN(A2))

Menghitung nilai arcos di sel C2 ketik formula =DEGREES(ACOS(A2))
Menghitung nilai arctan di sel D2 ketik formula =DEGREES(ATAN(A2))

 

Maka hasilnya akan menjadi seperti ini.

3. Membuat Grafik Sinus

Dengan menggunakan microsoft excel , kita dapat dengan mudah membuat grafik sinus, grafik cosinus, grafik tangen dan grafik-grafik dari fungsi trigonometri lainnya. Di bawah ini hanya akan di jelaskan mengenai membuat grafik sinus.

Pertama-tama buat table seperti berikut ini.

Pada range B3 ketikkan formula =SIN(RADIANS(A3))

Kemudian blok range A3:B15 Di menu bar pilih Insert – Scatter – Pilih type grafik scatter yang mempunyai garis.

Maka hasilnya akan seperti ini.

Demikian penjelasan mengenai penggunaan Microsoft excel dalam pembelajaran matematika khususnya tentang Trigonometri.

KKL DI YOGYAKARTA-BOROBUDUR

Borobudur

Borobudur adalah nama sebuah candi budha yang terletak di Borobudur, Magrlang , Jawa tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km =100.000 m di sebelah barat daya Semarang dan 40 km=400m di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama budha mahayanasekitar tahun 800-an masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa.Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana. Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattya yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.

KKL DI BANDUNG-CIBADUYUT

CIBADUYUT

Industri sepatu Cibaduyut bermula pada tahun 1920-an dan dirintis oleh beberapa warga setempat yang sehari-harinya bekerja pada sebuah pabrik sepatu di Kota Bandung.  Pada  awalnya usaha mereka hanya bersifat industri rumah tangga, namun setelah pesanan semakin banyak, usaha mereka pun mulai berkembang dan membutuhkan lebih banyak pengrajin sehingga mereka mulai merekrut pekerja. Keterampilan membuat sepatu ini di ajarkan secara turun-temurun hingga pada  pada Tahun 40-an telah terdapat 89 orang pengrajin di kawasan Cibaduyut.

Kini kawasan Cibaduyut telah di penuhi oleh toko-toko yang tidak hanya menawarkan sepatu sebagai produknya, akan tetapi semua barang kerajinan yang terbuat dari kulit seperti sepatu, sandal, tas, dompet dan barang lainnya dengan kualitas bagus, murah dan bisa ditawar. Waktu itu saya membeli sepatu. Harga sepatu itu Rp 160.000,00 kemudian saya tawar harganya menjadi Rp 110.000,00. Saya mendapat keringanan harga sebesar Rp 50.000,00. Jika dipersenkan yaitu bisa dikatakan mendapat diskon sebesar 31,25 %. Caranya untuk mencari persen yaitu 160.000-110.000=50.000:160.000×100%= 31,25%. Jadi, segeralah anda pergi ke Cibaduyut.

KKL DI JAKARTA-MONAS

Monumen Nasional (Monas)

Monumen Nasional (Monas) dibangun di areal 80 Hektar= 800.000 m2. Tugu ini dirancang oleh R.M Soedarsono dan Frederich Silaban, dengan konsultan Ir. Rooseno. Monas mulai dibangun pada tanggal  17 Agustus 1961 di bawah perintah Presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli  1975.

Pembangunan tugu Monas bertujuan untuk mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan tahun 1945, agar bangkitnya inspirasi dan semangat patriotism generasi saat ini dan mendatang. Tugu Monas yang menjulang tinggi ini dan melambangkan lingga ( alu/anatan ) yang penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. Bentuk tugu peringatan ini sangat unik. Sebuah Batu Obelisk yang terbuat dari marmer yang berbentuk lingga yoni symbol kesuburan ini tingginya 132 m.

Cawan yang menopang berbentuk nyala obor perunggun yang beratnya 14.5 ton dan dilapisi emas 35 kg. Obor ini sebagai symbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan. Pelantaran puncak dengan luas 11 x 11 m dapat menampung sebanyak 50 pengunjung. Pada sekeliling badan elevator, terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Dari pelataran puncak Tugu Monas, pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh kota Jakarta.